Tampilkan postingan dengan label kecanduan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kecanduan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 27 November 2013
Kecanduan SMS para Remaja Amerika

Telepon genggam (telgam) atau telepon selular (ponsel) atau handphone (HP) atau disebut pula adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless).
Kemajuan teknologi ini banyak disambut orang banyak karena memudahkan dalam berkomunikasi termasuk remaja remaja yang menjadikan alat yang satu ini menjadi teman kemana pun mereka berada dan pergi, teryata dengan hadirnya alat ini membuat para remaja kecanduan akan fitur dari alat ini salah satunya yaitu sms, di Amerika para remaja banyak mengirim SMS untuk membicarakan apapun, di manapun mereka berada. Tiap orang rata-rata mencapai 100 SMS per hari!
Keberadaan ponsel menggantikan cara-cara manusia berkomunikasi dengan sesamanya. Percakapan tak lagi dengan mulut, tapi dengan jari. Remaja di Amerika salah satu contoh ekstremnya. Mereka keranjingan mengirim SMS untuk membicarakan apapun, mulai dari obrolan sekolah, janjian, bergosip, dll.
Lab 42 melakukan proyek penelitian melalui poling yang mengikutsertakan 500 remaja berusia 13-21.
Hasil poling memperlihatkan, 71% responden lebih memilih mengirim SMS ketimbang menelepon. Remaja berusia 18 ke atas mengirim SMS rata-rata 10 kali per hari.
Remaja pria usia 14-17 mengirim 30 SMS per hari, sedangkan yang perempuan pada usia yang sama menunjukkan fakta lebih mencengangkan. Mereka rata-rata mengirim 100 SMS per hari. Mereka mengirim SMS di manapun, di rumah (28%), di kelas (14%), saat makan (11%), bahkan saat sedang menyetir (2%).
Langganan:
Postingan (Atom)